Baru-baru ini, sebuah postingan di Reddit menarik perhatian banyak orang. Seorang pengguna berhasil menginstal MATLAB di Steam Deck—sebuah perangkat yang biasanya digunakan untuk bermain game. Hal ini langsung menjadi viral di komunitas, bahkan mendapatkan hampir 500 upvote dan banyak komentar antusias dari pengguna lain.
Bagi yang belum tahu, Steam Deck adalah perangkat gaming portabel buatan Valve yang memungkinkan pengguna memainkan game PC di mana saja. Perangkat ini menjalankan sistem operasi bernama SteamOS, yang berbasis Arch Linux.
Di sisi lain, MATLAB adalah software yang biasa digunakan untuk keperluan komputasi teknis, seperti analisis data, pemodelan, simulasi, hingga pengembangan algoritma. Biasanya, MATLAB digunakan oleh mahasiswa, peneliti, dan profesional di bidang teknik dan sains.
Yang menarik, MATLAB sebenarnya hanya secara resmi mendukung beberapa distribusi Linux tertentu, seperti Ubuntu, Debian, Red Hat Enterprise Linux, dan SUSE Linux Enterprise. Sementara itu, Arch Linux—yang menjadi dasar SteamOS—tidak termasuk dalam daftar dukungan resmi.
Inilah yang membuat eksperimen ini terasa unik dan menarik. Secara teknis, instalasi MATLAB di Steam Deck bukanlah konfigurasi yang “resmi” atau direkomendasikan. Namun, seorang pengguna tetap mencoba, dan ternyata berhasil menjalankannya.
Bukan soal praktis, tapi soal kreativitas
Perlu diakui, menjalankan MATLAB di Steam Deck bukanlah hal yang praktis. Perangkat ini dirancang untuk bermain game, bukan untuk pekerjaan komputasi berat atau analisis data kompleks. Layar yang kecil dan kontrol yang berbeda dari laptop atau PC juga membuat penggunaan MATLAB menjadi kurang nyaman.
Namun, justru di situlah letak keseruannya.
Komunitas Reddit melihat ini bukan sebagai sesuatu yang harus dilakukan, melainkan sesuatu yang bisa dilakukan. Banyak pengguna yang memuji keberanian dan kreativitas orang yang mencoba hal ini. Mereka menganggapnya sebagai eksperimen yang unik dan menyenangkan.
Beberapa komentar bahkan berisi candaan, seperti membayangkan menggunakan Steam Deck untuk mengerjakan tugas kuliah, menjalankan simulasi, atau membuat grafik sambil duduk santai seperti bermain game.
Reaksi komunitas yang penuh antusias
Respon dari komunitas sangat positif. Banyak yang merasa terhibur sekaligus kagum melihat MATLAB berjalan di perangkat yang tidak biasa seperti Steam Deck.
Hal ini menunjukkan bahwa dunia teknologi tidak selalu harus serius. Terkadang, mencoba hal-hal di luar kebiasaan justru bisa memberikan pengalaman baru yang menyenangkan.
Selain itu, eksperimen ini juga menunjukkan bahwa batasan teknologi sering kali tidak seketat yang kita bayangkan. Meskipun suatu software tidak secara resmi didukung di sebuah platform, bukan berarti tidak mungkin untuk dijalankan.
Bukti kreativitas komunitas teknologi
Eksperimen seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana komunitas teknologi selalu menemukan cara baru untuk mengeksplorasi perangkat dan software. Mereka tidak hanya mengikuti aturan yang ada, tetapi juga mencoba mendorong batas kemampuan teknologi tersebut.
Dalam kasus ini, seorang pengguna berhasil membuktikan bahwa MATLAB bisa berjalan di Steam Deck, meskipun bukan pada lingkungan yang didukung secara resmi. Ini tentu membutuhkan usaha, pengetahuan, dan keberanian untuk mencoba hal baru.
Hal seperti ini juga sering terjadi di dunia open-source, di mana pengguna bebas untuk memodifikasi dan bereksperimen dengan sistem yang mereka gunakan.
Apa yang bisa kita pelajari?
Meskipun tidak semua orang perlu atau ingin menjalankan MATLAB di Steam Deck, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini:
-
Jangan takut mencoba hal baru
Terkadang, inovasi datang dari keberanian untuk mencoba sesuatu yang tidak biasa. -
Teknologi itu fleksibel
Banyak software dan perangkat yang sebenarnya lebih fleksibel daripada yang kita kira. -
Komunitas itu penting
Dukungan dan antusiasme dari komunitas bisa membuat eksperimen kecil menjadi sesuatu yang viral dan inspiratif. -
Belajar bisa dari mana saja
Bahkan dari perangkat gaming, kita bisa menjalankan software serius seperti MATLAB.
Kesimpulan
Instalasi MATLAB di Steam Deck mungkin bukan sesuatu yang praktis atau umum dilakukan. Namun, hal ini menjadi bukti bahwa dunia teknologi penuh dengan kreativitas dan eksperimen.
Melihat software profesional berjalan di perangkat gaming memang terasa tidak biasa, tetapi justru itulah yang membuatnya menarik. Cerita ini mengingatkan kita bahwa teknologi tidak selalu harus digunakan sesuai “aturan”, selama kita tahu apa yang kita lakukan.
Pada akhirnya, eksperimen seperti ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang proses mencoba, belajar, dan berbagi dengan komunitas.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan mathworks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi sophos.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
